Deduksi

“Semalam aku menonton film yang minggu lalu kamu copy,” katanya sambil menyerahkan kaleng dingin berisi minuman susu kedelai itu kepadaku. Aku menatapnya sekilas. Mengagumi kedua mata coklat dan senyum cantiknya yang malam ini tampak sedikit lain dari biasanya. “Oh ya...

read more →

Exordium

“Dia pacar kamu?” “Yang mana?” “Perempuan yang selalu jadi inspirasimu menulis.” “Yang mana? Ada banyak.” “Hoo.. Ada banyak. Dasar tukang nyepik.” “Eh. Bukan. Maksudku ada banyak cerita yang kutulis. Inspirasinya beda-beda. Perempuan yang mana?” “Yang paling banyak ada...

read more →